idA.K

Leadership Forum

Posted by: idak on: November 26, 2008

Senang sekali bisa mendengarkan pendapat tokoh-tokoh yang di-consider sebagai leaders, baik di bidang business maupun politik pada forum leadership yang diadakan di hotel Le Meridien Rabu 26 November 2008 tadi. Ada 5 tokoh yang hadir dalam diskusi tersebut, secara berurutan yaitu Sandiaga Uno, Tony Chen, Fransiscus Welirang, Indra J Piliang, dan Rizal Mallarangeng. Masing-masing secara bergantian mengemukakan pendapatnya mengenai karakter dan bekal yang harus dimiliki oleh seorang leader, kemudian diselingi dengan sesi tanya-jawab.

Kalau menurut Pak Sandi, panggilan buat Sandiaga Uno, mantan ketua HIPMI dan CEO Saratoga Capital, leader yang sebenarnya akan muncul di saat krisis. Artinya, pada saat krisis-krisis, baik tahun 98 maupun sekarang, nantinya akan melahirkan leader yang sesungguhnya. -Bahkan Pak Sandi sempat membuat statement kalau rupiah pada akhir Desember nanti akan berada di bawah 10.000; berdasarkan hasil analisa 5 economist yang dimilikinya.- Beliau juga sempat ‘meramalkan’ bahwa leaders di masa depan akan muncul dari kalangan orang-orang yang terbiasa bekerja di multinational company, entrepreneur, maupun kutu loncat yang sering berpindah-pindah kerja (in a good way); all and all karena culture yang dimilikinya.  Kemudian dari segi background pendidikan, akan banyak muncul leader yang berasal dari disiplin ilmu liberal art & science. Kemudian mereka-mereka yang memiliki ekstrskurikuler di bidang sports maupun debate. Mengenai karakter, kehandalan dalam idea distribution, kemampuan memotivasi, peduli dan jujur, serta memiliki sense of humor, ialah beberapa dari faktor utama yang membentuk seorang leader.

Lain Pak Sandi, lain pula Pak Tony Chen dari Microsoft Indonesia. Beliau menyoroti beberapa hal berkaitan dengan teknologi di Indonesia dan beberapa hal terkait dengan piracy. Bahwa kepemilikan PC di sini hanya 3%, dan bahwa di sekolah-sekolah, jika dirasiokan, satu PC itu di-share dengan 1000 siswa !!! Bagaimana bisa maksimal pembelajarannya? Soal leadership, beliau menuturkan beberapa karakter ideal yang harus dimiliki seorang leader diantaranya mereka yang bisa live the value, lead by example, dan think big – do big.

Berlanjut ke pendapat ke-tiga dari Pak Fransiscus (Frank) Welirang, direktur Indofood sukses makmur. Sebelumnya beliau lumayan banyak menyoroti mengenai krisis pangan dan ledakan penduduk di Indonesia. Ada benang merah yang dimiliki semua leader, terlepas dari gaya kepemimpinannya pada saat-saat yang berbeda, yaitu konsistensi, environmental scanning, dan kemampuan berkomunikasi.

Sesi kedua adalah pendapat dari bidang politik. Narasumber yang hadir yaitu Rizal Mallarangeng (mantan capres yang sudah mundur dari kancah pencalonan), dan Indra J Piliang, dengan dimoderatori Bima Arya dari Leads Institute. Di sini juga sempat disorot mengenai aksi sportif McCain memberikan selamat kepada Obama, sesuatu yang jarang ada di pemilihan-pemilihan leader di Indonesia (termasuk pilkada); ya, itu kan karena prosesnya di sana juga bersih banget, Pak, lain sama di sini. Seterusnya, di sesi yang ini udah nggak konsen lagi, soalnya udah laper banget, hehehe..

Tapi ada satu kesimpulan yang dapat diambil dari semua pendapat para tokoh, bahwa seorang leader, seperti seorang nahkoda kapal, boleh bergerak maju, boleh belok ke kiri, ke kanan, putar arah, atau apapun, bahkan boleh gagal sekalipun. Tapi ada satu hal yang sedikitpun tidak boleh dimiliki seorang leader, yaitu sifat penuh keragu-raguan. Rasanya ini berlaku untuk semua leader dalam kapasitas apapun, baik di dalam masyarakat, negara, maupun rumah tangga.

Nah, di 2009 nanti kita akan butuh pemimpin yang punya visi, dan tahu bagaimana cara untuk menuju ke sana, serta berbagai syarat karakter dan kapasitas yang mumpuni sebagai seorang pemimpin bangsa. Akankah penantian kita berujung manis? Kita lihat saja nanti.

Malingnya Ketangkep

Posted by: idak on: October 16, 2008

Inget postingan tentang kejadian heboh luar biasa? Nah, kan ada 2 kejadian, tuh:

1. Anak s1 yang kemalingan leptop

2. Anak s2 yang kemalingan leptop (korban adalah temen sekelas gw)

Ceritanya, ni anak s1 penasaran, dan diumpaninlah satu biji leptop lagi ditarok di lobby. Nah trus pas ada orang ngambil tu leptop, terjadilah dialog begini:

Anak s1: Bu, itu leptop siapa? kok main bawa aja?

Maling  : Oh iya, pantesan lebih berat dari biasanya.

Anak s1: (kesal) langsung nonjok malingnya.

Alasannya nggak banget deh: ‘lebih berat dari biasanya’. Si maling sekarang diamankan di ruangan kecil di pojokan lantai 4. Tapi, itu tersangka untuk kasus 1. Tersangka untuk kasus 2, menurut keterangan tersangka, adalah temannya sendiri, yang juga cewe. Tapi temennya itu berhasil kabur. Dan leptop Acer Ferrari sekon ituh dijual cuman dengan harga 1.5 juta rupiah sahaja. (geleng-geleng-geleng).

Read the rest of this entry »

peta mudik 2008

Posted by: idak on: September 26, 2008

Eh, ada peta mudik onlen, nih.

Kalo mau liat LIVE via CCTV-nya dephub juga bisa.

Tags:

Pujian

Posted by: idak on: September 26, 2008

Apa yang sampeyan rasakan sesaat setelah mendapat pujian? GR? Melayang? Merasa lebih dihargai? Semakin percaya diri? Balik memuji? Semuanya wajar, asal jangan berlebihan. Pada dasarnya, seseorang yang bisa menghargai orang lain, dan diwujudkan dengan kata-kata dan ekspresi yang tulus, akan mendapatkan penghormatan balik dari orang yang dipujinya. Say: saya menghormati dan menghargai Anda lebih dari yang Anda tahu. Jadi, jika kita banyak memberi dengan ikhlas, maka kita akan mendapat balasan sesuai dengan kadar keikhlasan itu, bahkan bisa jadi lebih besar dari yang kita kira.

Dalam berdoa pun, ada adabnya. Bukan langsung pada list permintaan, tetapi dimulai dulu dengan puji-pujian, berupa asmaul husna. Dilanjutkan dengan shalawat, baru content do’anya, dan ditutup sekali lagi dengan perasaan takut dan penuh harap, yang pada dasarnya juga merupakan pujian kepada Sang Pemilik Semesta beserta isinya, bahwa tanpa pertolongan dari-Nya, kita bukanlah apa-apa.

Jadi pada dasarnya, konsep ini merupakan satu logika sederhana. Sama seperti halnya jika kita ingin mengajak orang lain berbuat kebaikan, maka yang harus dilakukan bukanlah langsung to the point seperti memberikan perintah, namun dimulai dengan menyentuh hatinya. Pun ketika kita ingin memberikan sebuah kritik, maka kemukakan dulu kelebihan2 orang tersebut, baru kemudian sampaikan dengan bijak, maksud dan tujuan dari arah pembicaraan.

Semoga bermanfaat.

Tags: ,

5555

Posted by: idak on: September 25, 2008

Ari ini inbox Gmail ku menembus angka psikologis 5555.

Benar-benar postingan tidak berguna di siang bolong.

Tags:

semakin ….

Posted by: idak on: September 19, 2008

Pada seperempat abad plus satu ini, semakin bisa belajar memaknai hidup lebih dalam. Semakin banyak target yang lalu kini tercapai, namun masih banyak juga yang belum tercapai. Semakin bisa menghargai hal-hal kecil dan mensyukuri nikmat bersama orang-orang yang cinta kepada-Nya. Semakin bisa menghargai waktu dan kehidupan. Semakin bisa lebih logis dalam mengambil keputusan. Semakin bisa merasai apa-apa dengan lebih rasional. Semakin bisa mengambil pelajaran atas masa yang telah lalu. Semakin kuat menghadapi tamparan.

Namun demikian, akan semakin memiliki target-target diri yang lebih tinggi. Semakin menempa diri dengan bekal apa yang bisa dipersiapkan. Semakin banyak membaca buku dan koran. Semakin dekat dengan keluarga. Semakin menyadari arti penting sebuah aliansi strategis dan international expansion. Semakin yakin akan pertolongan yang dekat. Semakin mengerti akan suratan yang telah digariskan.

Selain daripada itu, semakin banyak menerima undangan. Semakin ketagihan ngeplurk. Semakin jarang ngeblog. Semakin sering pulang larut malam sekali. Semakin kurang waktu untuk istirahat. Semakin sering bertemu kawan lama di dunia maya. Semakin sering bertemu hal-hal yang ingin dilupakan. Semakin banyak mengenal orang dan memahami karakternya masing-masing. Semakin sering olahraga. Semakin sering makan buah dan suplemen kesehatan. Dan semakin ingin i’tikaf lagi.

Tak bisa dihindari, harus semakin sering mereview informasi. Harus semakin sering melakukan benchmarking. Harus semakin banyak belajar apapun. Harus semakin melakukan percepatan. Harus lebih menyeimbangkan kehidupan dan kesibukan. Harus lebih semangat lagi. Harus semakin fokus dan serius. Mengingat waktu yang terus berkurang.

Tapi biarlah, asalkan semakin bersungguh kita berusaha. Semakin sering mendekatkan diri pada-Nya. Semakin jatuh bangun dan tidak jatuh lagi. Semakin tertempa jiwa dan raga dari panasnya kehidupan. Semakin bisa melakukan segala sesuatu berdasarkan prioritas. Toh akan semakin dekat dengan home-run itu lagi. Semakin banyak kesempatan terbuka lebar. Semakin menghargai betul dengan sungguh penuh seluruh akan arti penting memegang tiket yang telah diberikan untuk jalan selanjutnya.

Dalam munajat ini, tersirat harapan yang semakin ingin diijabah. Pada waktu-waktu yang semakin mendekati 10 hari terakhir Ramadhan. Semakin sering mengetuk pintu langit ke-tujuh. Menengadah jari dan menghadapkan wajah ke Arsy. Agar kiranya, Ia sudi untuk sekedar mendengar dan menjawab permohonan yang semakin bertambah setiap tahunnya. Aaamiiin.

Tags:

maliiiiiiingggg…..

Posted by: idak on: September 12, 2008

Yo yo yo… Baru kemaren, Binus Business School mengalami kejadian heboh luar biasa (KHLB). Tau sendiri kan di sini, anak s1 (internasional) & s2 (Business School) bergelimang gadget. Sebut saja leptop keluaran terbaru, yang ada gambarnya apel pun bertebaran di mana-mana. Henpon yang model apa juga ada di sini. Dan semuanya nggak jarang tergeletak bergelimpangan tak karuan di meja-meja lobi dan koridor di sepanjang kelas. Terlepas dari entu leptop cuman dipake buwat maenan gim onlen ato ngerjain tugas kuliah, ato henpon cuman buwat cekakak cekikik nelpon si doi ngajakin makan bareng di sebelah (Senayan City), ato curhat abis sidang (doh, ini kayaknya menakutkan). Emang sih, security sini 24 jam menjaga, bersliweran dengan seragam safari-nya. Yang udah pernah sekolah di Binus Anggrek tau deh, security-nya kaya apa. Nah kalo di sini, lebih oke lagi penjagaannya. Terus katanya nih, kalo ada barang ilang, dan kalo ketawan pelakunya adalah si security, doi disuruh ganti tu barang, plus dipecat. Jadi, agaknya kecil kemungkinan pelakunya adalah security.

Oke, gini ceritanya. Yang pertama kejadian adalah anak s1 yang ilang leptop di lobby. Padahal di setiap sudut ruangan ni kampus JWC, ada CCTV-nya. Tapi pas diputer ulang kasetnya, pelakunya gak kliatan tampangnya.

Kejadian yang ke-dua adalah kemaren malem pas kuliah Jum’at. Korbannya ada 2 orang, salah satunya temen sekelasku yang kerja di Bank Niaga. Ceritanya doi lagi sholat maghrib abis buka puwasa. Kebetulan dosenku yang jadi imamnya. Berdua sama temen saya satu lagi, sekelas juga. Pas selesai sholat, pake sepatu, korban menanyakan pada temannya: ‘tas gw mana?’. Yang ditanya pun bingung, dikira cuma bercanda. Trus si korban balik lagi ke dalem mushola, nyari-nyari tasnya, tetep gak ketemu. Akhirnya lapor pada security. Akibatnya, doi masuk kelas pas udah mau jam kelas berakhir. Padahal kelompoknya doi kebagian presentasi case study hari itu. Pak Alfiantono bilang ke kelas, whatever kejadian yang menimpa, entah itu ketinggalan dokumen, keujanan, terlambat, ato apapun, biasakan kalau sudah janji presentasi, ya tetap harus presentasi (nah lo..). Biasakan hal ini karena di dunia nyata kalian nanti juga akan begitu. Gitu katanya. Tapi ini force majeur, Pak. Tapi okelah, nasihatnya disimpan dulu. Walopun pada kenyataannya temenku ini teteup presentasi, walopun dengan gaya yang agak berbeda dari biasanya (ya eyalah, wong abis dapet musibah). Salut juga gw, kalo gw jadi dia, mungkin gw udah gak bisa mikir lagi, boro-boro presentasi. Kelas heboh sejenak, tapi si Bapak tetap ngajar dengan profesional.

Eniwei, setelah lapor pada security, maka yang bersangkutan diperbolehkan melihat ke ruangan kontrol cctv untuk melihat pelaku. Tapi lagi-lagi, kurang beruntung. CCTV di basement itu letaknya di luar musholla, di dalem musholla gak ada kameranya. Jadi, pelakunya keliatan cuma blur doang, plus dari belakang. Ya sudah. Memang sudah suratan takdir. Semua kelas pada malam itu (9/11) diperiksa tas-nya. Di pintu keluar juga, diperiksa atu-atu. Penjagaan makin diperketat. Tampak beberapa orang mengobrol serius, mungkin membicarakan masalah ini juga. Kamipun di dalam kelas tampak pecah konsentrasinya. Membicarakan isi tas yang hilang. Kerugian materiil berupa leptop Acer Ferrari, henpon komunikator, dompet, dokumen kantor, dan konci mobil, sodara-sodara.. !! Mobilnya pada akhirnya udah diselamatkan duluan, dan tu mobil malem itu nginep di kampus. Wew..

Sampai pagi ini, ketika saya mewawancarai 2 sampel (ceile statistik banget) security dari populasi yang gak tau jumlahnya berapa, mereka mengaku belum menemukan pelaku, dan terlihat menyesal karena telah ‘gagal’ menjalankan tugasnya dengan baik. Setelah ditanya dugaan sementara, dari keduanya mengaku mencurigai adanya keterlibatan orang dalam yang berasal dari karyawan outsourcing, yakni berupa penjaga kebersihan, ATAWA dari mahasiswa itu sendiri.

Kehilangan ini merupakan kehilangan yang terbilang cukup besar dalam sejarah keamanan gedung JWC. Karena selama ini tidak pernah ada kejadian memalukan seperti ini. Merupakan tamparan keras bagi security, terlepas dari keteledoran pemilik barang dalam menjaga barang berharganya. Eniwei, kapanpun dimanapun, kejahatan bisa terjadi, karena ada kesempatan, karena ada kelengahan. Waspadalah, waspadalah .. !!!

mudik 2008

Posted by: idak on: September 11, 2008

Kalo udah mau lebaran gini emang trennya mudik. Sampeyan kampungnya mana mas? mba? Nanti lebaran mudik mba? Mudik naik apa? dst. Itulah percakapan menjelang lebaran.

Yang juga jadi tren itu trafik blog ini juga naek (hehe, seneng gitu, padahal cuman dikit). Setelah dicek, ternyata orang-orang pada nyari peta mudik.

Wah, padahal waktu itu mosting peta mudik 2007 cuman buat sendiri aja, eh banyak yang minat. Peluang bisnis nih .. (wehe, apa coba).

Nah terus, buat taun ini, udah ngecek juga ke cybermap, peta mudik Jawa-Bali 2008 masih sama kaya 2007. Perbedaannya cuman di sponsor & di Surabaya jalur Porong-Gempol ditambahin jalur alternatif, secara ada lumpur Lapindo. Oy, gimana tuh pertanggungjawaban publik-nya, ethics nya? (cie yang barusan belajar business ethics, cuit cuit..).

Nah trus, peta mudik Jawa-Bali yang sekarang tuh masih yang versi dipotong2. Jadi gak utuh ngeliatnya. Mungkin ntar kalo udah deket2 lebaran banget baru disediain yang versi utuhnya kali ya. Ya kali, ini juga kali.

Eniwei, persiapkan segala sesuatunya sebaik mungkin, yang ada rejeki tahun ini, mudiklah kalian, karena silaturrahim bisa menambah rizki dan memperpanjang usia. Akhir kata, selamat menjalankan 10 hari ke-dua Ramadhan, semoga makin semangat dalam memperoleh rahmat, ampunan, dan pengabulan do’a. Bekerja dan berkarya sebaiknya, tetap semangat, di awal, di tengah, dan di akhir perjalanan. Merdeka !!!

terima kasihku untuk pak guru

Posted by: idak on: September 5, 2008

Hotel Indonesia yang gak melakukan change, dan aroma restoran yang sama selama 32 tahun.

Isu ketahanan pangan nasional yang lemah, berikut grafik pertumbuhan penduduk dan kapasitas produksi pangan nasional yang grafiknya satu naek satu turun.

Isu LNG tangguh.

Isu wirausahawan Indonesia.

Surat pribadinya ke Wall Mart dan bersaing dengan supplier kelas ‘gajah’.

Bypass distribusi barang yang gak harus dari atau lewat Singapura.

Majalah Fortune taun 2007 yang memuat companies yang masuk Fortune 500 (hidup Wal Mart.. !!).

Isu pelabuhan di tanjung priok yg udah condensed banget, dan biaya lift on lift off barang yang masuk ke Indonesia yang triliunan per tahun.

Isu low cost provider – Air Asia & Value Air, lengkap dengan brosurnya.

WiMax. Yg ini gak ada kaitannya dengan topik kuliah, tapi berkaitan dengan projek anaknya yg nomer 1.

Foto-foto anaknya waktu beli PS3 di HK.

Foto-foto jadul dirinya ama kliennya yg kebanyakan bule waktu bikin proyek macem-macem gak keitung di belahan bumi mana, plus mitos foto bertiga yang udah kejadian.

Cerita toilet bandara yg gak ada tissue-nya.

Cerita tentang negosiator Amerika di meeting, dan petuah untuk jangan lagi baca materi waktu meeting (coz it’s too late).

Kuis ‘Air Asia’ yang dibikin mirip kontes dan kenang2an buku Air Asia untuk juwara 1.

Kata-kata sakti: ‘Tolong dengarkan, ini serius …’ dan pengandaian ruang kelas yang setiap pertemuan harus seperti rapat direksi, so we have no excuse not to speak up and to come late.

Kata-kata penyemangat setelah meluncur pendapat kami: ‘Luar biasa, tepuk tangan dulu dong …’ hore…kelasnya rame banget penuh applause dan apresiasi serta pemikiran hebat.

Itu barusan cuma sepenggal dari masih banyak lagi slice of life yang terjadi di kelas strategic management in business yang sebentar lagi akan jadi kenangan indah, hiks.. Semua anak di kelas jadi rame, tapi ramenya positif. Seru deh pokoknya. Yang selama ini jarang ngomong jadi kedengeran suaranya, yang udah rame jadi tambah nyebelin, huehuehue.

Poko’e, kelas ini mantabf banget. Udah sekian lama gak nemu guru (dosen) yang ngajarnya oke banget. Gimana gak oke, setiap kali pertemuan 3jam yang harusnya ada break, ini gak ada breaknya sama sekali (later on i realize that this is actually has positive impact on us), soale biasanya emang kalo ada break, anak2 jadi pada lama baliknya. Belom lagi gaya bicaranya yang jelas, sharp, kecepatan sedang, semua mengerti, dan konstan!!! Bayangin, 3 jam ngajar suaranya tetap stabil. Jaket coklatnya (kadang item) yang selalu nempel di badan (emang sih, ruangan kelas dingin banget gak kira2). Rambutnya yang belom putih (ato dicat item?) di usianya yang udah di mid-50. Lulusan MBA University of Western Illinois ini punya segudang pengalaman bisnis yang real, best practice yang gak pelit-pelit dia bagi buat semua mahasiswanya tercinta. Selalu aja ada yang baru di sesi-sesi kelas berikutnya, dan saya pribadi selalu nungguin dengan antusias, kaya nunggu kelanjutan serial McGyver jaman dulu. Beliau selalu menyajikan informasi dengan sense Indonesia (walopun textbook-nya American minded banged) disertai fakta berupa angka-angka yang mencengangkan. Rugi deh rasanya kalo masuk kelas ini tapi gak punya bekal paling nggak isu terkini di dalem negeri sama isu global. Beliau menaruh besar sekali harapan pada pundak kami, agar setelah lulus nanti untuk memberikan kontribusi yang nyata untuk negeri yang sudah sakit parah. Negeri ini butuh orang-orang yang tidak hanya pintar, tapi mau dan mampu menyelamakan negerinya sendiri, dan motivator hebat seperti Bapak. We love you Pak Alfiantono:)

Air rendaman kembang 7 rupa

Posted by: idak on: September 3, 2008

Rendeman aer kembang 7 rupa. Ritual ini paling sering disebut-sebut belakangan ini. Bukan, bukan karena bertalian dengan praktik santet atawa mistis dan perdukunan, bukan pula karena kasus sms langganan Ki joko apalah, dengan nomor tujuan tarif premium 6886 yang dipercayai sebagai angka keramat dan sebagainya.

Tapi ini lebih kepada peristiwa internal.

Begini ceritanya. Kita lagi asik kerja nih (cie.. kerja kok asik). Masing-masing serius dengan menatap layar dan papan tuts. Jaket tebal tak mampu sedikit pun mengurangi rendahnya suhu ruangan yang meskipun diputar-putar pengontrol temperaturnya, tak jua kunjung menaikkan suhunya barang sedikit. Sesekali menoleh ke buku-buku tebal cetakan Pearson yang internasional edision gitu deh, atau kertas catatan merek 3M. Sesekali membuat coretan kecil di sobekan kertas dengan pulpen kayu berhias jambulan tali-tali merah tua dan bertuliskan ‘Sarawak’. Ceklek! Suara pintu ruangan dibuka. Ada orang masuk. Masing-masing tak menggubris siapa yang datang. Menoleh pun tidak. Masih berjibaku dengan tumpukan tugas dan pekerjaan. Ruangan ini merupakan sharing room antara research assistant dengan part time lecturer. Koneksi internet menggunakan kabel LAN. Bisa juga dengan WiFi namun dengan tingkat konektifitas yang amat memprihatinkan, karena letaknya yang sangat tidak strategis, jauh dari pusat kebisingan aktifitas kampus. (e ini sisi positif ato negatif ya?)

Terdengar suwara ambilan beberapa sendok teh kopi (bingung kan?) -maksudnya kopi disendok pake sendok teh- dimasukkan ke dalam gelas. AHA!! Ya, gelas!! Dan, CEklek!!! lagi-lagi suara pintu dibuka dan orang yang tadi masuk keluar lagi.

Seperti baru tersadar dari tidur nyenyak yang panjang, kami ber2 pun terhenyak dan tergopoh-gopoh berlari menuju tempat kejadian perkara: nampan berisi gelas-gelas bersih yang berada dalam posisi tengkurap yang sudah dibersihkan ISS penyedia jasa kebersihan. Sepatu yang seharunya menempel di kaki tak sempat dipakai untuk menuju lokasi kejadian (kami suka menggunakan sepatu teplek nan butut bin dekil dan menanggalkannya demi kenyamanan, namun tetap memiliki persediaan sepatu formal jika satu waktu ada miting penting). Ah… terlambat..!!! Kami berseru kecewa, dan kemudian saling berpelukan menyatakan tanda ‘duka cita’ yang mendalam. Salah satu gelas entah milikku atau miliknya tidak nampak keberadaannya di tempat seharusnya bernaung. Dan kamipun berbicara tentang rendeman aer kembang 7 rupa tadi. Membahas sebuah penelitian tentang kandungan kimiawi yang terdapat dalam ekstrak bunga-bungaan alam Indonesia yang dapat menghilangkan noda dan noktah bekas dari jenis robusta atau arabica, dan jangka waktu perendaman lengkap dengan temperatur dan bentuk bak rendaman yang ideal. Inilah akibat fatal yang ditimbulkan jika lupa atau terlambat menyelamatkan properti (baca: gelas) masing-masing di ruangan dingin ini. Besok lagi, tidak akan kami ulangi keteledoran serius ini. Namun satu hal kami yakini dengan pasti: tersangka utama pelaku teror menyeramkan ini. Dengan tinggi kira-kira 170an sentimeter, berperawakan gemuk, memakai kacamata hitam walaupun di luar nampak mendung, berkulit putih pucat  pasi khas ras arya, warna rambut coklat muda, menenteng tas hitam, dengan setelan jas warna krem atau broken white, namun tak jarang bersliweran dengan celana pendek sedengkul dan baju Hawaii dengan topi koboy, berinisial PG, yang mengeja namanya saja kami menemukan jalan buntu.

***T*A*M*M*A*T***

Tags: ,

High-Earning Men Want Stay-at-Home Wives?

Posted by: idak on: August 22, 2008

Read this statement below from Joan Williams, director of the Center for WorkLife Law at the University of California and an expert on work and family life issues:

Men who are in the upper ranks of their profession with stay-at-home-wives earn 30% more than men who are married to women who work. Those men who want to reach the highest rungs of their career and earn the most money often need a stay-at-home wife to take care of all other aspects of their life, including raising a family. “And since many women in business school marry those men, they end up being stay-at-home wives, regardless of their own vision of what they wanted from their careers,” Williams said.

See, I’m not yet a mother with little ones, and I still have dreams of my future career, wanna earn something with my bare hands,  wanna make people I loved happy,  wanna help people in need,  wanna thank God for this blessing by not staying-at-home-doing nothing,  wanna be an independent woman,  wanna accomplish the 5th Pillar (rukun Islam),  want all the best for myself and for the people. Staying at home is boring, it’s the most dull task I’ve ever known. Doing nothing, watching tv, eating, shopping, and what, waiting for your hubby back from work?

To me, stating a career plan could have two versions of answers: being a single, and being a destined married woman. As a single, I’m quite sure that every woman in this whole world wanna taste the lurky challenge everywhere. They won’t satisfy if only experience just little part of those confrontation for two, three, four, of five years at maximum. If only they have more time to spend, I believe they would spend at least 10 to 15 years. Being a married woman, believe me, there is no woman who don’t like babies, it’s a natural instinct. Women are soft, and liked to be treated softly. If God gives amanah to family to have a kid, then concentrate on raising him/her is the best way. No one has intention to destroy their family life, no one would even dare to think to fail in it. Having such an abundant prosperity in this worldly life means nothing if you are unsuccessful in maintaining the balance with home.

Yet, only if I meet someone who is very understanding the way I am, if and only if he gives me freedom to choose for the beginning, not forcing his will with no strong reasoning, only and if only he gives me choices what to do if I stay-at-home, and only if there is a clear statement from both side about what managing things in a family, and other conditions, I would rather ’stay-at-home-doing-many-businesses’.  Well, it’s a choice anyway. So what would you choose, women?

temen baru

Posted by: idak on: August 21, 2008

Dari acara kemaren, dapet temen baru lagi, memperluas jejaring. Pinter-pinter euy.. jadi semakin termotivasi (kalo cuman termotivasi doang tapi gak bertindak, gak ngaruh, wehehe). Senang sekali bisa berkenalan dengan orang-orang dari latar belakang keilmuan yang berbeda-beda, yang memiliki pemikiran ke depan, punya visi, kritis, suka menularkan semangat, berwawasan luas, friendly, caring, giving, halahks.. :P

Kebanyakan kawan-kawan baruku tinggalnya di luar Jakarta. Dulu mikirnya, kalo di daerah luar Jakarta itu = pedalaman, hehe, maaf yah. Sekarang baru ngeh, kalo daerah2 itu punya culture-nya sendiri (kemana aja?). Sekalian bisa belajar geografi secara langsung dengan sumbernya. Tapi kenafa kampus-kampus negeri itu kebanyakan dibikinnya di luar Jakarta yah? Misalnya Bisnis Skul, ya dibikin di Jakarta dong, deket kawasan segitiga emas, yang banyak hingar bingar perkotaan dan pusat roda ekonomi negara. Karena emang di pusat inilah laboratoriumnya. Apa mungkin karena pendirinya kurang punya visi ke hadapan, sehingga pas mau bikin, harga tanah di Jakarta udah terlanjur mahal dan gak kebeli, apalagi di daerah prestisius, weh. Jadi bikinnya terpaksa di luar Jakarta.

Eniwei, memiliki teman yang ’sepaham’ itu sangat dianjurkan. Biar kalo kita jalan ke depan, mereka sama-sama ke depan, bukan malah ngerem mendadak atawa balik kanan. Biar bisa benchmark juga. Ya ya ya, manusia memang makhluk sosial, dan pasti mencari kumpulannya yang se-arus. Semoga pertemanan ini membawa berkah.

list bonus ramadhan

Posted by: idak on: August 20, 2008

Bulan Ramadhan udah deket. Banyak banget pintu-pintu kebaikan yang dibukakan Allah di bulan ini. Dan kebaikan ini gak ada setiap waktu, cuman ada pas Ramadhan aja. Biar gak ketinggalan, kita perlu tau apa aja sih, bonus-bonusnya?

1. Kelipatan pahala

2. Pengkabulan do’a

3. Penghapusan dosa

4. Surga dibuka lebar-lebar, neraka ditutup rapat-rapat, setan-setan dibelenggu

5. Malam lailatul qadar, malam lebih baik dari seribu bulan

Ngiler gak tuh?? Nah, kalo udah tau, siap-siap yah. Biar pas waktunya nanti, bisa berlomba-lomba ngumpulin point. Kejarlah Ia selangkah, maka Ia akan menghampirimu berlangkah-langkah. Mudah-mudahan sampai umur ini pada Ramadhan tahun ini. Aaamiiinnn….

Tags:

pada sebuah amplop

Posted by: idak on: August 15, 2008

Amplop. Ya, begitulah amplop. Putih, tertutup, terbuat dari kertas. Di dalamnya pasti ada sesuatu. Surat, undangan, cek, atau wang tunai? Bisa macam-macam isinya. Entah sudah berapa kali mengirim atau menerima amplop. Jaman sekarang mungkin sudah gak jaman lagi kirim-kiriman surat pake amplop.

Kombinasi dan permutasi, surat, prangko, kantor pos, kartu pos, barongsai,  angpao, adalah kata-kata yang berhubungan dengan amplop. Kenapa ada amplop? Kenapa namanya amplop? Kenapa bentuknya lain-lain? Kenapa warnanya berbeda? Ukurannya? Modelnya? Kegunaannya? Siapa penemunya? Sudahkan penemunya mendapat royalti atas temuannya? Siapa perduli?

Amplop tetaplah menjadi amplop. Tapi amplop tidak tahu dirinya amplop kalau tidak ada isinya. Amplop kosong. Mengapa saya menulis tentang amplop ini? Siapa perduli.

komitmen berbangkit

Posted by: idak on: August 11, 2008

Dalam sebuah forum yang berisikan kandidat master dan kandidat doktor dari pelbagai pendidikan tinggi di Indonesia pagi hingga malam itu, khalayak ramai mempresentasikan bukti nyata, pemikiran mereka, paper, jurnal, karya ilmiah, analisa mendalam, serta mempertanggungjawabkannya secara moral dan etika, mempertaruhkan harga diri dan nama besar civitas akademika tempat mereka menuntut ilmu, di hadapan dewan juri yang terhormat, yang terdiri dari beberapa akademisi dan praktisi yang bukan sembarang pengalamannya, mereka-mereka yang layak disebut hakim penentu kemenangan logika seseorang, adalah yang duduk di kursi panas badan usaha milik negara, yang memiliki gelar tertinggi bukti kepiawaian akademis mereka, yang sehari-harinya berkutat dengan visi misi perusahaan atau lembaga pendidikan tempat mereka mengasah teori dan praktek. Pada hari itu, Kamis, 7 Agustus 2008, Ballroom Crowne Plaza Hotel menjadi saksi.

Adalah beberapa teaser dari orang-orang yang tak kalah top-nya di republik ini, beberapa wejangan pembakar kobaran api semangat joeang, semangat keberbangkitan, dan semangat keterhubungan antara dunia akademis dan dunia industri, diantaranya, dari Deputi Gubernur Bank Indonesia, Miranda S Gultom, dan pebisnis gaek, pemilik perusahaan properti, komersial, tempat rekreasi, sekolah, di dalam dan luar negeri, yang berbasis entrepreneurship: Pak Tji (Ciputra), yang masih menunjukkan keparipurnaannya di usia yang sudah teramat senja.

Tak ayal, hari itu menjadi hari di mana semangat baru tumbuh kembali, kebangkitan diri dan masyarakat untuk terus memajukan ilmu pengetahuan dan kewirausahaan, pembenahan signifikan dari operasional dan stratejik perusahaan milik negara, serta kobaran api semangat untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia, paling tidak di tingkat asia tenggara sahaja.

Dalem

Posted by: idak on: August 8, 2008

Mencoba untuk tetap rasional dan tidak terbawa emosi. Berjuang untuk tetap netral dan jaim. Tetapi, tak ayal, kata-kata berikut ini memang terasa teramat dalam…

Sesungguhnya kesulitan yang kita hadapi akan memperkuat hati…menghapus dosa… mematahkan keangkuhan dan menghancurkan kesombongan yang ada dalam hati …biarlah kesulitan kembali menyalakan semangat untuk selalu ingat pada-Nya bahwa semuanya berada dalam kuasa-Nya dan menjadi terasa begitu nyaman kembali berserah diri pada-Nya… Dibalik kesulitan tersembunyi kelembutan yang sangat besar dari Allah…pemaafan yang lebih besar terhadap dosa dan ampunan yang lebih banyak terhadap kesalahan yang telah dilakukan.

Allah…jika bersama ujian itu ada begitu banyak hikmah dan kasih sayang, sungguh biarlah terjadi semua yang telah Engkau skenariokan untuk kami, biarlah ia berjalan dalam rentang titian hidup kami dan biarkan kami mengambil ibrohnya dan menikmati dalamnya rasa yang datang bersama ujian itu.

Bagaimana kawan?

Tags:

epaper koran indonesia

Posted by: idak on: August 5, 2008

Mungkin ini udah basbang. Tapi akhir-akhir ini lebih seringan baca epaper ketimbang koran beneran. Padahal tinggal ngegelinding dikit ke library, koran beneran udah bisa didapet. Tapi kalo lagi males atawa lagi ngantuk, atawa males tangannya item-item (maklum rakyat djelata, gak punya butler yang nyetrikain koran, semacam raja diraja di kerajaan Inggris raya), baca epaper ajah. Tapi emang ada sensasi yang ilang kalo ngebaca epaper, feel mbolak-mbalik halamannya gak dapet.

Berikut ini daftar epaper koran-koran yang sering dibaca:
1. Kompas

2. Kontan

3. Republika

4. Koran Tempo

Kompas sama Kontan pake softpress punya. Kelebihannya, waktu loading (bulak-balik halaman) cepat, tidak perlu register, dan ada search-nya, walopun tulisan heading normal rada kecil2.

Republika sama koran tempo pake pressmart. Ini kudu register dulu dan loadingnya rada lemot. Tapi di sini ada kaya semacam snap preview-nya wordpress gitu loh, jadi untuk judul yang kecil-kecil lumayan kebantu ngabacanya, gak kekecilan. Tapi di sini banyak gugel ads-nya juga, terus gak ada search-nya.

Well, ada yang mau nambahin daftar epaper lainnya?

gerhana matahari total update 2

Posted by: idak on: August 4, 2008

Berikut ini adalah gambar-gambar yang berhasil di-capture pada saat terjadinya gerhana matahari total 1 Agustus 2008 kemarin, yang diambil dari salah satu setasiun tv di Xinjiang melalui live streaming.

Ini gambar pada saat terjadi korona, yaitu pada saat bulan berada tepat diantara matahari dan bumi, dilihat pada sisi yang pas:

Gambar di bawah ini adalah pada saat matahari mengeluarkan gas dan bersentuhan dengan lapisan stratosfer or something:

Gambar di bawah ini adalah pada saat 1st contact gerhana matahari total.

gerhana matahari total update1

Posted by: idak on: August 1, 2008

Update:

Ternyata jam 6.10-an kejadiannya :P

Di Xinjiang, pemerintahnya nyediain sarana berupa lapangan gede, observatorium raksasa buat rakyat jelata untuk bisa menikmati indahnya gerhana matahari total. Suasana tambah heboh karena dibarengin dengan sensasi turunnya suhu udara dari sekitar 101.7 degree pas moon across the sun, 25-30 minute after, drop menjadi 89.

Yang terjadi pada gerhana matahari total yang tidak ada pada gerhana matahari sebagian adalah adanya korona, seperti ini:

Skrinsut lainnya nanti akan menyusul.

gerhana matahari total

Posted by: idak on: August 1, 2008

Hari ini Jum’at 1 Agustus 2008 diperkirakan akan terjadi gerhana matahari total, atau total solar eclipse, kira-kira kalo di Indonesia jam 17.21.07 dan cuma berlangsung selama kurang dari 2 minit sahaja. Total solar eclipse kali ini meliwati Kanada, Greenland, central Rusia, Mongolia Barat, dan China. Tapi jangan kuatir, kita bisa liat live streamingnya di sini. Total solar eclipse sebelumnya terjadi pada 29 Maret 2006 yang lalu, sisi paling bagus diliat dari Turki. Untuk gerhana matahari total yang meliwati Indonesia, bisa kita saksikan pada 9 Maret 2019, insya Allah.

Gerhana matahari terjadi ketika bulan berada tepat diantara matahari dan bumi.

Untuk yang muslim, jangan lupa sholat gerhana 2 rakaat.

hikmah

Posted by: idak on: July 28, 2008

Terkadang kita bisa menemukan atau mendapatkan hikmah dari sesuatu yang paling sederhana sekalipun. Atau dari sesuatu yang sebenarnya kita sudah sering kali mendengarnya, hanya saja, jika kita mau lebih merenunginya, sesuatu itu akan terasa berbeda, bahkan terasa seperti kita baru saja mendengarnya.

I do not know, but these words just popped up from my simple mind:

Sebelum terlambat, pikir-pikirlah dulu, sebelum dirimu menyesal kemudian.

Rasa-rasanya itu lirik dari sebuah lagu dangdut yang saya nggak tau siapa yang nyanyi. Tapi moral lesson-nya adalah bahwa segala sesuatu, harus dipikirkan dengan matang, harus berpikir panjang, dikaji ulang sebanyak-banyaknya, dipikirkan sisi positif-negatifnya, direnungi secara rasional, pakai metode what -if, bagaimana jika saya seperti ini-apa yang akan terjadi, bisakah saya begini dan begitu, mampukah saya begini dan begitu, jangan terburu-buru dan hanya melihat satu sisi saja yang disukai sebagai shortcut, pendalaman teori dan dasar-dasar dalam hal tersebut juga harus mantap, apalagi jika hendak melangkah kepada sesuatu yang besar dan serius. Sebab jika tidak, penyesalan itu selalu datang di akhir. Dan penyesalan, sebarapapun besar-kecilnya, selalu menyakitkan..

Wallahu a’lam bis showab.

Tags:

jika dan ketika – via KMD

Posted by: idak on: July 24, 2008

Ada tulisan yang sangat bagus tentang usaha dan perjuangan, dari sebuah komunitas muslim di negeri kincir angin. Membacanya membuat merinding, menangis, sekaligus menenangkan.

Tags:

dear diary

Posted by: idak on: July 24, 2008

Dear Diary,

It is good to know that God still loves me, and wanna hear me cry louder and see my weep.

Alhamdulillah…

Tags: ,

simple ’self-hypnosis’

Posted by: idak on: July 21, 2008

Pagi ini, entah kenapa (halah, kok awalannya begini terus?).

Alkisah, pada pagi ini, tiba-tiba diriku ingin sekali merasakan kegembiraan yang kontinyu. Maksudnya, I forced myself to be happy this day, by saying ‘I’m happy, I’m happy, …’ over and over again from time to time, ngucapinnya di dalam hati tentunya, kalo nggak, ntar dikira orgil komat kamit sendirian.

Terutama pas ngerasa raut wajah eike kurang hepi, dikumandangkan lagi bisikan ‘I’m happy’ tadi berulang2. Hasilnya, I’m happy today.

Menurut wiki, yang barusan eike lakukan tadi adalah termasuk dalam kategori self-hypnosis:

Self-Hypnosis is a naturally occurring state of mind which can be defined as a heightened state of focused concentration (trance), with the willingness to follow instructions (suggestibility).

Wah, ribet yah, di wiki malah ada step2nya dan tips2-nya juga buat ngelakuin itu.

Tapi buat eike, simpel self-hypnosis ala eike punya fiosofi sebagai berikut:

1. Ketika kita udah ada niatan untuk berubah atau melakukan sesuatu, apapun kasusnya, tetapkanlah dan fokus pada tujuan tersebut.

2. Bergeraklah, lakukanlah perbaikan sedikit demi sedikit untuk mengarah pada tujuan tadi. (misalnya dengan mengatakan pada diri sendiri: ‘I’m happy’ berulang-ulang)

3. Komitmen dengan tujuan, dan kontinyu dengan perbuatan yang telah dilakukan.

4. Yakin dan percaya, bahwa apa yang kita inginkan akan tercapai.

Kalau dalam Islam, ada konsep bahwa Allah itu sesuai persangkaan hamba-Nya. Jadi, dengan ber-positive thinking, dan yakin dan percaya, bahwa apa yang kita inginkan akan tercapai, ya insya Allah tercapai, asal yakin dan percaya, dan kita sudah berusaha, dan berdoa tentunya.

5. Jangan takut dan jangan mudah kecewa.

Masih nyambung sama poin nomer 4 di atas, kalo emang ternyata usaha kita udah keras banget, dan doa juga udah, tapi belom kesampean juga keinginan, berarti mungkin ini belum saatnya, belum waktu yang terbaik untuk kita, atau sesuatu itu bukan yang terbaik untuk kita, atau ada yang lebih baik dari yang kita inginkan yang telah digariskan Allah untuk kita. Gak papa, jangan kuatir, hidup ini terlalu indah, masih banyak jalan untuk kita mencapai tujuan, jangan lantas kecewa dan desperate. Usahakan jalan lain, coz He’ll never sleep. Pada setiap apa yang kita usahakan, terbayar poin2 pahala dan amal, jika kita serius dan all out untuk melakukannya. Dan yakinlah, pada saatnya nanti, kita akan dihadapkan pada saat di mana kita bisa berkata dengan indah, ‘This is the answer of my pray, thank You, Lord..’.

resolusi program olah raga mingguan

Posted by: idak on: July 15, 2008

Entah ada angin apa, hari minggu 13 Juli kemarin, waktu mama bangunin pagi2 & ngajak jalan pagi, tiba2 ada kekuatan mistis (hehe) yang membuat mata ini melek dan badan nggak males untuk gerak. Jadilah kami jalan pagi ke taman jogging kelapa gading, jam 6 berangkat. Harusnya bisa lebih pagi, biar lebih seger udaranya.

Taman jogging ini adalah lahan di dekat bunderan kelapa gading, (deket mol kelapa gading juga) yang merupakan komitmen dari developer mal dan pemukiman setempat, yaitu Summarecon Agung tbk untuk menyediakan lahan publik untuk keseimbangan tata ruang dan lingkungan (walopun luas lahan untuk taman ini jauh lebih kecil dibandingin tanah rawa di KG yang udah disulap jadi aspal dan beton). Di taman ini tersedia jogging track yang cukup panjang, jalan berbatu2 dengan dua ukuran untuk melancarkan peredaran darah di kaki, lapangan olahraga, toilet, lapangan untuk senam, bangku taman, lahan parkir, lahan untuk pedagang makanan (sangat rapi dan terorganisir), dan tidak lupa ada satu orang pak satpam untuk menjaga keamanan.

Setiap hari minggu, ada instruktur untuk senam aerobik dan tai chi. Tapi kalo mau lari2 versi sendiri juga boleh. Taman jogging ini gratis bagi siapapun yang mau dateng, gak cuma buat warga KG aja. Para pengunjung terlihat sangat antusias, dan bahkan ada yang sudah sangat rutin berkunjung ke sana. Kemarin terlihat juga, sempat ada seorang yang bawa buku dan pulpen, mencatat apa sodara2? Mencatat dan menggambar gerakan tai chi, mungkin untuk dipraktekkan di rumah.

Dari rumah ke taman jogging dan dari taman jogging ke rumah dilewati dengan berjalan kaki, biar puas joggingnya. Abis dari sini, ke pasar mandiri (pasar tradisional yang udah mau digusur juga buat apartemen) beli susu kacang, diminum anget2 sama dibawa pulang. Sampe rumah laper lagi, langsung makan nasi uduk & bikin jus tomat. Hehe, hari yang sehat dan menyehatkan.

Rencananya, tiap minggu, resolusi ini akan terus dijalankan. Demi mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga. Hidup Indonesia…!!!

Nomor Urut Parpol untuk Pemilu 2009

Posted by: idak on: July 10, 2008

Berikut ini nomor urut Parpol via KPU untuk pemilu yang dijadwalkan 9 April 2009:

1.  Partai Hati Nurani Rakyat
2.  Partai Karya Peduli Bangsa
3.  Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia
4.  Partai Peduli Rakyat Nasional.
5.  Partai Gerakan Indonesia Raya
6.  Partai Barisan Nasional
7.  Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia
8.  Partai Keadilan Sejahtera
9.  Partai Amanat Nasional
10. Partai Perjuangan Indonesia Baru
11. Partai Kedaulatan
12. Partai Persatuan Daerah
13. Partai Kebangkitan Bangsa
14. Partai Pemuda Indonesia
15. Partai Nasional Indonesia Marhaenisme
16. Partai Demokrasi Pembaruan
17. Partai Karya Perjuangan
18. Partai Matahari Bangsa
19 Partai Penegak Demokrasi Indonesia
20. Partai Demokrasi Kebangsaan
21. Partai Republika Nusantara
22. Partai Pelopor
23. Partai Golongan Karya
24. Partai Persatuan Pembangunan
25. Partai Damai Sejahtera
26. Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia
27. Partai Bulan Bintang
28. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
29. Partai Bintang Reformasi
30. Partai Patriot
31. Partai Demokrat
32. Partai Kasih Demokrasi Indonesia
33. Partai Indonesia Sejahtera
34. Partai Kebangkitan Nasional Ulama.

Banyak tenan…

a